Menteri Sosial Juliari Batubara Tersangka KPK, Ini Kekayaannya

Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK kemaren kembali menetapkan jajaran menteri pemerintahan Jokowi sebagai tersangka. Dia adalah Juliari Batubara  yang merupakan menteri Sosial di kabinet yang dibentuk oleh presiden Joko Widodo. Juliari sendiri menjadi tersangka KPK atas dugaan menerima suap dari pengadaan bantuan sosial sembako untuk masyarakat yang mengalami dampak covid-19.

Juliari BatubaraHal ini jelas membuat heran, pasalnya sang menteri memiliki kekayaan yang tidak sedikit yakni total Rp. 47 miliar seperti dikutip dari LHKPN.

Terakhir kali Juliari melaporkan kekayaannya adalah pada 30 April 2020 yakni atas kekayaan yang diperolehnya semenjak menjabat sebagai Menteri Sosial selama tahun 2019. Dimana total kekayaannya yang terdiri atas tanah dan bangunan adalah Rp. 48.118.042.150. Dimana tanah tersebut tersebar di kawasan Jakarta Selatan, Bandung, Bogor, dan Simalungun.

Kemudian Jualiari Batubara sendiri juga punya kekayaan berupa alat transportasi yakni mobil Land Rover Jeep yang punya nilai Rp. 618.750.000. Adapun harga bergerak yang dimilikinya adalah senilai Rp. 1.161.000.000. Kemudian ada surat berharga senilai Rp. 4.658.000.000 dan kas setara kas bernilai Rp. 10.217.711.716.

Adapun total sebenarnya dari jumlah kekayaan yang dimiliki oleh Juliari Batubara adalah Rp. 64.773.503.866. Akan tetapi dirinya juga memiliki utang dengan jumlah 17.584.845.719 yang membuat total hutangnya menjadi Rp. 47.188.658.147.

Juliari Batubara sneidir telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak KPK dalam kasus penerima suap bersama dua Pejabat Pembuat Komitmen atau PPK yang juga berasal dari Kemensos yakni Matheus Joko Santoso (MJS) dan Adi Wahyono (AW).

Dimana dalam kasus tersebut KPK menduga bahwa Mensos menerima suap yang nilainya adalah Rp. 17 miliar dari fee yang didapatkan dari pengadaan bantuan sosial sembako untuk masyarakat yang terdampak corona di Jabodetabek.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *