Kondisi Apa Yang Membuat Anak Membutuhkan Fisioterapi?

Fisioterapi mungkin bukan sesuatu hal yang baru lagi di dunia kesehatan. Karena terapi fisik ini kerap kita ketahui digunakan untuk pengobatan pada mereka yang mengalami stroke, patah tulang, dlsb. Fisioterapi atau terapi fisik sebenarnya tidak hanya digunakan pada mereka yang menderita sakit saja. Karena Anda bisa menggunakannya untuk mencegah dari timbulnya suatu penyakit. Tujuan dari fisioterapi ini adalah untuk membantu mengembalikan fungsi dan gerakan pada bagian tubuh seseorang karena mengalami luka, sakit, atau kemampuan tubuh yang menghilang. Di Indonesia, layanan untuk fisioterapi terbilang cukup mudah ditemukan. Banyak tempat fisioterapi di Jakarta dan kota-kota besar lainnya yang bisa kita jumpai saat ini.

Fisioterapis AnakSeperti yang sudah dikatakan sebelumnya, fisioterapi bisa dilakukan untuk mencegah dari timbulnya suatu penyakit. Sehingga resiko seseorang mengalami sakit di kemudian hari bisa lebih diminimalisir. Perawatan yang kerap diberikan pada fisioterapi, yaitu berupa gerakan, latihan, terapi manusia, saran, dan edukasi. Semua orang dari berbagai kalangan usia bisa menggunakan fisioterapi untuk mengatasi permasalahan kesehatan tertentu yang diderita, tidak terkecuali pada anak-anak. Karena ternyata fisioterapi bisa digunakan untuk mengatasi permasalahan kesehatan yang menghambat gerak tubuh anak, seperti:

  • Cerebral plasy.

Penyakit pada anak ini bukan bawaan dari lahir, namun berkembang dan bisa muncul setelah bayi lahir. Kondisi celebral palsy merupakan sekelompok kondisi yang mampu mempengaruhi otot dan saraf. Adapun gejala yang muncul pada penyakit ini, yaitu:

  • Kaki dan lengan yang bergerak dengan tidak normal.
  • Terlambat berjalan dan berbicara.
  • Memiliki koordinasi gerak tubuh yang buruk.
  • Kejang otot.
  • Tubuh kaku.
  • Memiliki bentuk otot yang buruk pada usia awal kehidupan, sehingga postur tubuh juga menjadi abnormal.

Untuk mengatasi kondisi kesehatan ini pada anak, maka perlu melakukan pengobatan fisioterapi.

  • Global development delay (GDD).

Merupakan kondisi dimana terjadi keterlambatan pada perkembangan diri anak, baik dari segi fisik, mental, dan emosional. Pada anak-anak yang mengalami gangguan GDD, biasanya bermasalah dalam hal bahasa dan cara pengucapan, keterampilan gerak, penglihatan, kemampuan berpikir, serta keterampilan sosial dan emosional. Agar anak yang menderita GDD bisa meningkat perkembangannya, maka bisa melakukan pengobatan dengan fisioterapi anak.

  • Development co-ordination disorder (DCD).

Kondisi kesehatan ini sering dikenal juga dengan istilah dyspraxia, yaitu kondisi yang menyebabkan koordinasi fisik anak terganggu, sehingga gerakan tubuhnya tidak seperti gerakan tubuh anak pada umumnya, serta terkesan lebih kaku. Kondisi DCD lebih sering dijumpai pada anak laki-laki dibandingkan dengan anak perempuan. Untuk mengatasi permasalahan fisik ini, orang tua bisa mengusahakan pengobatan fisioterapi anak.

  • Kelainan neuromuskular.

Pada anak yang mengalami kelainan neuromuskular juga bisa melakukan pengobatan fisioterapi anak. Kondisi ini memiliki gejala berupa ketidakmampuan saraf dan otot untuk bekerja dengan sebagaimana mestinya. Kelainan neuromaskular bisa mempengaruhi saraf yang berada di luar otak dan sumsum tulang belakang.

  • Down’s syndrome.

Kondisi genetik ini bisa menyebabkan anak mengalami gangguan belajar dan kelainan fisik tertentu, seperti mengalami berat badan dan tinggi badan yang lebih rendah, kepala yang berukuran kecil, pembentukan otor yang kurang sempurna, serta fitur wajah yang terlihat datar. Down’s syndrome akan dialami penderitanya seumur hidup. Namun jika kondisi ini mendapatkan perawatan yang tepat, maka anak yang menderita down’s syndrome bisa tumbuh dengan sehat dan bisa produktif seperti anak sehat lainnya.

Itu tadi beberapa kondisi pada anak yang bisa menggunakan fisioterapi untuk membantu pengobatannya. Untuk kebutuhan akan layanan fisioterapi, ada banyak sekali tempat fisioterapi yang terletak di Jakarta maupun kota-kota besar lainnya. Bahkan ada yang menawarkan layanan fisioterapi di rumah, sehingga bisa lebih fleksibel bagi pasien.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *